SIGERMEDIA.COM – Perusahaan Farmasi Bio Farma mengatakan bahwa beberapa vaksin Covid-19 yang sudah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia belum memenuhi syarat haji oleh pemerintah Arab Saudi.

Bio Farma mengatakan bahwa hanya vaksin AstraZeneca yang sudah memenuhi syarat haji dan diberikan izin oleh pemerintah Arab Saudi.

“Memang belum satupun vaksin yang kita gunakan saat ini masuk, kecuali AstraZeneca, yang vaksin dari China memang belum.” Kata Dirut Bio Farma, dalam RDP dengan Komisi IX DPR, pada Kamis (20/5/2021).

Baca Juga: Israel dan Palestina Sepakati Gencatan Senjata

Meskipun begitu, pihaknya mendorong pemerintah Indonesia agar dapat melakukan diplomasi dengan Arab Saudi terkait dengan persyaratan vaksin tersebut.

“Nanti pemerintah kita dan Arab Saudi bisa melakukan diplomasi vaksin bahwa vaksin yang sudah diberikan kepada masyarakat Indonesia itu juga berlaku bagi vaksin haji.” Kata Honesti.

Disisi lain, sampai saat ini Kemenag masih belum mendapatkan informasi pasti mengenai penyelenggaraan haji tahun 2021.

Baca Juga: Kemenag Minta Calon Jamaah Haji Siap-Siap Terima Keputusan Soal Haji 2021

Wakil Menteri Agama, KH Zainut Tauhid mengajak calon jamaah haji agar mampu menata hati untuk menerima keputusan penyelenggaraan haji tahun 2021 ini.

“Para calon jamaah haji harus sudah mulai menata hatinya untuk menerima apapun keputusan yang nanti ditetapkan pemerintah. Termasuk keputusan yang paling pahit sekalipun, misalnya tidak ada keberangkatan haji tahun ini.” Tandas Zainut, pada Minggu (2/5/2021).