SIGERMEDIA.COM – Israel dan militan Palestina sepakati untuk melakukan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama 11 hari.

Dalam kurun waktu 11 hari, setidaknya 230 warga sipil yang tinggal di Gaza dan 12 orang Israel tewas dalam konflik tersebut.

Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa pihaknya menyetujui gencatan senjata yang diusulkan Mesir. Gencatan senjata tersebut disepakati dengan tanpa syarat.

Baca Juga: Siswi SMA Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Hina Palestina, Ini Respon Kemendikbud-Ristek

Gencatan senjata akan berlaku pada Jum’at (21/5/2021) pukul 2 pagi waktu setempat atau pukul 06.00 WIB.

Awalnya, gencatan senjata terjadi berkat mediasi yang dilakukan Mesir. Pemerintah Mesir mengajukan proposal gencatan senjata dan akan berangkat ke Tel Aviv untuk membahas masalah keamanan disana.

Sementara itu, kontak dengan pihak Palestina terus dilakukan. Meski tak dijadwalkan kunjungan ke Gaza, namun proposal Mesir disetujui AS dan Uni Eropa serta fraksi di Palestina.

Mesir memang memiliki pengaruh yang cukup besar. Pasalnya, Mesir berdekatan dengan Gaza, khususnya wilayah Rafah yang tak dapat dikendalikan Israel.