SIGERMEDIA.COM – Manajemen Shopee akhirnya angkat bicara terkait tudingan upah murah bagi kurir Shopee Express (SPX) yang baru-baru ini viral di media sosial. Dugaan upah murah tersebut membuat sejumlah mitra mogok kerja sehingga barang-barang digudang Shopee menumpuk karena tidak dikirimkan kepada konsumen.

Executive Director Shopee Indonesia, Handhika Jahja mengatakan bahwa tidak ada aksi mogok yang dilakukan oleh mitra kurir Shopee Express. Ia mengatakan bahwa operasional masih tetap berjalan normal dan lacar.

“Perihal keterlambatan beberapa pengiriman, itu terjadi saat kampanye 4.4. Mega Shopping Day yang lalu, mengingat antusiasme yang tinggi dari para pengguna kampanye tersebut.” Kata Handhika, pada Senin (12/4/2021).

Baca Juga: Disebut Dapat Bunuh UMKM, Apa Itu Predatory Pricing?

Mengenai tudingan beri kurir upah murah, ia mengatakan bahwa insentif untuk mitra pengemudi Shopee Express sangat kompetitif. Ia mengklaim bahwa upah kurir mereka lebih tinggi dibandingkan layanan sejenis yang lain.

“Kami pastikan bahwa skema insentif Shopee selalu megikuti aturan yang berlaku didaerah terkait, serta mengikuti tingkat harga dipasar guna mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pengguna dan ketersediaan mitra Shopee Express.” Tandasnya.

Baca Juga: Menkop Ajak IMA Bersinergi Dukung UMKM Masuk E-Commerce

Tak hanya itu, Handhika menuturkan bahwa Shopee juga menyediakan perlindungan asuransi untuk para mitra pengemudi Shopee Express, para mitra kurir juga memiliki kebebasan untuk memilih hari kerja mereka.

“Kami juga selalu mendengarkan masukan dan aspirasi dari para mitra pengemudi Shopee Express dan terus berupaya untuk menjaga kenyamanan semua pihak.” Jelas Handhika.