SIGERMEDIA.COM – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rencana penyekatan pada jalan tikus menuju pintu keluar Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pemudik yang nekat untuk keluar melalui jalan-jalan tikus yang tersebar diberbagai penjuru.

Seperti yang diketahui sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait mudik. Bahwa mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021 akan dilarang mobilitas keluar masuk daerah. Hanya beberapa kendaraan yang memang diperbolehkan melakukan perjalanan dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Baca Juga: Berlaku Mulai 6-17 Mei, Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 2021

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo mengakui memang banyak sekali titik jalan tikus yang tersebar. Namun pihaknya mengaku sudah memetakan setidaknya 16 titik jalan tikus yang kerap dilalui pemudik.

“Datanya sekitar 16 titik di wilyah DKI Jakarta dan penyangga.” Ujar Kombes Sambodo, pada Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, meskipun nanti ada yang berhasil lolos dan dapat keluar dari titik-titik tersebut, Sambodo meyakini bahwa aparat daerah penyangga akan tetap dapat melakukan penyaringan. Masyarakat yang nekat mudik akan dikarantina jika ketahuan oleh petugas yang berjaga.

“Kan nanti dikarantina lima hari kalau ketahuan. Di Madiun malah dikarantina di penjara angker.” Jelasnya.

Baca Juga: ASN Dilarang Cuti dan Mudik Lebaran 2021

Sambodo juga memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap angkutan-angkutan barang untuk mengantisipasi adanya penyelundupan pemudik yang akal-akalan nekat untuk keluar dari Jadetabek.

“Modus-modus yang dilakukan para masyarakat yang masih mencoba-coba mudik, seperti misalnya naik ke bak truk, kemudian sembunyi di bagasi bus, di toilet bus, naik didalam mobil yang sedang towing, dan modus lainnya termasuk penggunaan travel gelap.” Tandasnya.