SIGERMEDIA.COM – UMKM. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, memastikan pemberian stimulus melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dapat memulihkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga : Pastikan Umur Simpan, Bio Farma Lakukan Pengawasan Distribusi Vaksin Covid-19

Dalam laman instagramnya yang dikutip di Jakarta, Selasa 16 Maret 2021, ia menuliskan “Pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi harus dimulai dari sektor UMKM, sebab sektor ini berkontribusi 61 persen bagi PDB Indonesia,” katanya.

Baca Juga : Berikut Jadwal Piala Menpora 2021 Beserta Pembagian Grupnya

Airlangga mengatakan, dukungan stimulus telah diberikan pemerintah untuk penguatan UMKM maupun koperasi melalui subsidi bunga, bantuan produktif usaha mikro dan subsidi imbal jasa penjaminan, mengutip dari Tempo.co.

Baca Juga : Catatan Covid-19 Naik Saat Mudik Libur Panjang Menurut Satgas

Stimulus juga diberikan khususnya untuk 64,2 juta UMKM yang terdampak pandemi berupa penempatan dana kepada bank umum serta insentif pajak untuk restrukturisasi kredit dan dukungan lainnya.

“Pemerintah terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah, UMKM, untuk terus bangkit,” katanya.

Baca Juga : Demi Kemajuan, Bupati Lampung Selatan Ajak Para ASN Untuk Mengubah Pola Pikir

Sebelumnya, pada rapat kerja Kementerian Perdagangan, Airlangga juga memaparkan peran UMKM yang sangat sentral dalam menciptakan lapangan kerja maupun meningkatkan kerja ekspor nasional.

Ia memastikan sektor UMKM dapat tumbuh makin pesat melalui pemanfaatan teknologi digital yang saat ini pertumbuhannya sangat pesat di Indonesia dan nilainya berpotensi mencapai 124 miliar dolar AS di 2025.

Baca Juga : Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Jokowi: Jangan Buat Kegaduhan Baru

Menurutnya, transformasi digital menjadi keharusan utama dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan mengingat kegiatan temu muka sangat terbatas selama pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, untuk tiga tahun ke depan, Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur digital sekaligus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat untuk memastikan layanan digital menjadi inklusif,” kata Airlangga.

Baca Juga : Flyover Sultan Agung Dicoret-Coret, DPRD Bandar Lampung Sayangkan Aksi Vandalisme Tersebut

Sebelumnya, realisasi belanja stimulus UMKM untuk program PEN di 2020 mencapai Rp114,81 triliun atau sekitar 96,7 persen dari total anggaran senilai Rp116,32 triliun.

Pada 2021, pemerintah masih mengalokasikan stimulus untuk UMKM bersama dengan korporasi dan BUMN senilai Rp63,84 triliun dalam APBN, meski belum ada rincian mengenai alokasi belanja secara detail.

Kontributor – Khoirrotun Nissa
Editor – Devi Ari L