SIGERMEDIA.COM – Khasiat dan Bahaya Telur Setengah Matang. Penggunaan telur dalam berbagai macam kudapan memang terasa nikmat. Baik dalam makanan atau minuman, telur dipercaya memiliki protein yang tinggi dan khasiat yang cukup banyak.

Baca Juga : Hati-Hati Jamur Beracun, Ini Bedanya Dengan Jamur Layak Konsumsi

Namun pernahkah anda berfikir apakah telur yang dikonsumsi tersebut aman? Tentu jika memasaknya hingga benar-benar matang tidak menjadi masalah dan tentu aman dikonsumsi.

Namun jika telur tersebut dikonsumsi dalam keadaan mentah atau setengah matang, apakah tetap aman dikonsumsi?

Kandungan Nutrisi Pada Telur Setengah Matang

Telur merupakan sumber nutrisi yang baik bagi tubuh. Bahkan, telur di klaim sebagai salah satu makanan paling bergizi karena mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh kecuali vitamin C. Sebagai sumber protein, telur juga mengandung lemak baik yang berguna untuk kesehatan.

Baca Juga : 3 Cara Mengatasi Insomnia Yang Perlu Anda Coba

Telur setengah matang mengandung kolin yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja otak dan memelihara kesehatan jantung. Selain itu, telur setengah matang juga mengandung lutein dan zeaxanthin yang merupakan antioksidan baik untuk melawan berbagai radikal bebas yang menyebabkan penyakit mata yang berhubungan dengan degenerasi sel akibat proses penuaan.

Bahaya Telur Setengah Matang

Tidak dapat dipungkiri. Memang telur yang sudah mengalami proses pemanasan, terutama dalam suhu tinggi dapat mengurangi kandungan nutrisi yang didalamnya. Nutrisi yang berkurang diantaranya adalah Vitamin A, B5, Kalium dan Fosfor.

Baca Juga : Ini Cara Mudah Hilangkan Bau Sepatu dengan Bahan Sederhana

Sehingga orang beranggapan jika memasak telur setengah matang tidak akan mengurangi banyak nutrisi yang terkandung didalamnya, terutama pada bagian kuning telur.

Baca Juga : Jangan Dibuang Ya, Ini Manfaat Kulit Semangka dan Khasiatnya

Padahal, mengkonsumsi telur setengah matang tidak sepenuhnya aman. Tidak ada yang menjamin bahwa telur yang anda konsumsi terbebas dari bakteri yang berbahaya seperti Salmonella.

Bakteri ini hidup dan menempel pada cangkang telur, terutama pada telur yang terdapat kotoran unggas. Atau telur yang sudah retak, kemungkinan besar bakteri Salmonella hidup subur didalam telur tersebut. Salmonella juga mungkin terdapat pada putih dan kuning telur pada saat sebelum cangkang terbentuk.

Bagi ibu hamil, bayi, anak-anak, dan usia lanjut yang mengkonsumsi telur setengah matang dan tanpa sadar terkontaminasi bakteri Salmonella dapat mengakibatkan sejumlah masalah kesehatan yang serius.

Jika terinfeksi bakteri Salmonella, maka sejumlah gejala akan muncul. Gejala tersebut diantaranya keram perut, mual/muntah, diare, dehidrasi, dan demam. Orang yang terinfeksi biasanya akan menunjukkan gejala setelah 6 sampai 72 jam setelah konsumsi telur.

Maka itu untuk mengindarinya, konsumsi telur yang benar-benar matang. Karena proses pemasakan yang benar-benar matang akan membunuh bakteri tersebut. Memasak telur yang baik adalah direbus. Meskipun mengalami perebusan, kuning telur yang berada di dalam tidak mengalami pemanasan yang cukup ekstrim. Sehingga kuning telur tetap terjaga nutrisinya meskipun telur dimasak dengan matang.

Kontributor – Ariski S
Editor – Devi Ari