SIGERMEDIA.COM – Pemkot menggelontorkan anggaran total Rp 3,7 miliar dalam menghadapi inflasi dan program ketahanan pangan.

Penguatan ketahanan pangan mendapat porsi tambahan sebesar Rp 900 Juta yang nantinya akan digunakan dalam bentuk bantuan terhadap masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung Kadek Sumarta yang menuturkan, pembagian bantuan dalam program ketahan pangan akan dilakukan dengan dua tahap.

Ia mengatakan pembagian beras akan dilakukan 2 tahap. Secara total beras yang akan dibagikan sebanyak 65 ribu paket ukuran 5 kilogram.

Tahap pertama diselenggarakan pada 29 Oktober mendatang sebanyak 30 ribu paket. Kemudian sisanya 35 ribu paket akan dibagikan pada 9 Desember.

“Di bulan November nanti ada juga yang dibagikan oleh Dinas Sosial,” kata dia ketika ditemui di kantor, Jumat, 21 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, bantuan itu diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM. Namun, pihaknya mengutamakan masyarakat yang belum pernah menerima bantuan pemerintah lainnya.

Dinas Pangan melakukan pendataan melalui kelurahan dan kecamatan. Pihaknya telah memberikan memberikan arahan dan SOP agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkot Bandar Lampung menganggarkan Rp4,8 miliar untuk penanganan inflasi. Dari anggaran itu, sebanyak Rp2,8 miliar digunakan untuk ketahanan pangan, Rp2 miliar untuk penyediaan lapangan kerja, dan Rp1 miliar untuk penjaringan sosial.