Kota Metro, SIGERMEDIA.COM – Angka Kecelakaan lalulintas atau Kasus Lakalantas di yang cukup tinggi ternyata di dominasi faktor jalan rusak.

Hal tersebut berdasarkan data yang dilansir dari Kupastuntas.co, ditahun 2022 mulai Januari hingga September tercatat sebanyak 119 orang menjadi korban lakalantas.

Dari total korban, sebanyak 9 orang meninggal dunia, 4 orang mengalami luka berat dan 106 orang mengalami luka ringan.

Kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Kota Metro menjadi atensi rakyat kepada pemerintah untuk segera melakukan perbaikan. Jalanan rusak disebut menjadi salah satu penyumbang kecelakaan lalulintas (Lakalantas).

Hal itu diungkapkan, Kasat Lantas Polres Metro AKP Rezki Parsinovandi melalui Kanit Laka Aiptu Suwarno. Ia menyebutkan, angka Lakalantas di Metro sepanjang 2022 mengalami peningkatan.

“Angka kecelakaan cukup tinggi dibanding tahun 2021, meninggal dunia ditahun 2021 itu berjumlah 7 orang, di tahun 2022 dari Januari sampai September ini korbannya 9 orang.

Cukup besar pengaruhnya di infratruktur, karna jalan berlobang dapat menyebabkan kecelakaan,” kata Aiptu Suwarno saat dikonfirmasi Kupastuntas.co, Senin(17/10/2022).

Aiptu Suwarno juga menerangkan, Lakalantas di Bumi Sai Wawai disebabkan oleh kelalaian pengendara.

“Kalau dilihat dari anatomi kejadian dari 2022, rata-rata humaneror. Terutama dari tidak patuhnya dalam mentaati rambu- rambu lalulintas,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menyebut, jalan yang rusak di Metro menjadi salah satu faktor penyokong angka kecelakaan.

Ia juga mengaku pihaknya telah bersurat kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terkait infrastruktur jalan rusak dan menjadi penyebab lakalantas.