ilustrasi sampah bekas masker di RSUD Bandar Lampung


SIGERMEDIA.COM
– Dampak Covid-19 rupanya tidak hanya dirasakan dari sisi ekonomi saja, bahkan juga berakibat terhadap bertambahnya jumlah sampah yang dihasilkan, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung yang baru-baru ini disorot karena meningkatnya jumlah sampah hingga 5 ton setiap bulannya akibat dari melonjaknya pasien Covid-19.

Hal tersebut turut diungkap oleh pihak Rumah Sakit, Dr. Dwi Tjahjo selaku Wakil Direktur Keperawatan Pelayanan dan Penunjang Medik RSUDAM. Kebanyakan limbah sampah yang dihasilkan dari pasien Covid-19 adalah Masker bekas, ujar Mars Dwi.
Seperti informasi yang dikutip SigerMedia.com dari TribunLampung, Terhitung sejak pandemi pada Meret 2020 lalu limbah medis yang dihasilkan 200 kg perbulan tapi sekarang sudah mencapai 5 ton.
Pihaknya terus mengupayakan agar limbah ini bisa ditempatkan dan tidak menggangu orang lain. Karena memang limbah dari pasien Covid itu berpotensi menularkan ke orang lain. Diinstruksikan bagi yang membuang limbah juga harus menggunakan APD lengkap.
Pemusnahan limbah ini pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga yakni PT Biuteknika Bina Prima. Perusahaan tersebut selaku transporter dan PT Wastec sebagai pemusnah limbah. Pengambilan limbah dilakukn secara bertahap seminggu dua kali.